Menurut media Jerman, Bayerischer Rundfunk seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (10/5/2016), para saksi mata menuturkan bahwa penyerang itu berteriak "Allahu Akbar" saat melakukan aksi penikaman.
Media-media Jerman lainnya melaporkan, kepolisian setempat telah menangkap pelaku penyerangan. Identitas pelaku belum jelas. Kepolisian Jerman belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak seperti negara-negara tetangganya, Prancis dan Belgia, Jerman belum pernah mengalami serangan besar kelompok radikal ISIS. Belum jelas apakah aksi penusukan ini ada kaitannya dengan kelompok ISIS.
(ita/ita)










































