Dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua, seperti dilansir AFP, Senin (9/5/2016), hujan deras terus mengguyur bangunan yang menjadi rumah sementara para pekerja konstruksi proyek pembangunan pusat listrik tenaga air di distrik Taining, Provinsi Fujian ini.
Longsor di Fujian, China (REUTERS/Stringer) |
Kini bangunan sementara itu terkubur lumpur dan bebatuan sebanyak 100 ribu meter kubik. Upaya pencarian korban yang masih hilang terus berlanjut sejak insiden ini terjadi pada Minggu (8/5) pagi waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Longsor di Fujian, China (REUTERS/Stringer) |
Presiden China Xi Jinping telah mendorong upaya penuh untuk mencari korban selamat. Lebih dari 400 petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi. Namun hujan deras yang terus mengguyur area tersebut mempersulit operasi pencarian.
Insiden tanah longsor semacam ini cukup sering terjadi di China. Pada Desember tahun lalu, sedikitnya 77 orang tewas akibat longsor di Shenzhen, China.
Menurut pemerintah China, pelanggaran aturan keselamatan konstruksi telah menjadi penyebab tanah longsor itu. Sejumlah pejabat lokal telah ditangkap terkait peristiwa tersebut.
(nvc/nwk)











































Longsor di Fujian, China (REUTERS/Stringer)
Longsor di Fujian, China (REUTERS/Stringer)