Bertengkar Soal Cheeseburger, Pria AS Tembak Mati Kakaknya

Bertengkar Soal Cheeseburger, Pria AS Tembak Mati Kakaknya

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Mei 2016 15:33 WIB
Bertengkar Soal Cheeseburger, Pria AS Tembak Mati Kakaknya
Ilustrasi (REUTERS/Mike Segar)
Florida - Seorang pria di Florida, Amerika Serikat, menembak kakak laki-lakinya hingga tewas. Penembakan ini dipicu oleh pertikaian antara kakak-beradik ini soal cheeseburger.

Seperti dilansir CNN, Senin (9/5/2016), pria bernama Benjamin A Middendorf (25) ini menembak kakaknya, Nicholas, saat keduanya bertengkar di kediaman mereka di St Cloud, Florida pada Kamis (5/5) malam waktu setempat. Disebutkan dalam laporan polisi setempat, pertengkaran pelaku dan korban dimulai ketika korban, ibunya dan satu pria lainnya baru kembali dari acara minum-minum bersama.

"Saya baru saja menembak kakak saya secara tak sengaja," teriak Benjamin ketika menghubungi layanan darurat 911 yang dirilis kepolisian setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bertengkar dan saya mengambil senjata dan saya menembaknya. Ya Tuhan," imbuhnya, sembari terus berteriak 'Saya menyesal'.

Baca juga: Teror Penembakan di Maryland AS, 3 Orang Tewas

Suara seorang wanita juga terdengar dalam rekaman panggilan telepon pada 911. "Saya akan membunuh anak saya. Saya harap kamu masuk penjara," teriak suara seorang wanita yang diyakini ibunda korban dan pelaku.

Sang korban, Nicholas yang berusia 28 tahun dinyatakan tewas seketika di lokasi kejadian. Pelaku atau adik korban, Benjamin dijerat dakwaan pembunuhan oleh otoritas setempat. Juru bicara kepolisian St Cloud, Denise Roberts memastikan kepada CNN bahwa pertikaian korban dan pelaku melibatkan cheeseburger. Namun Roberts tidak menjelaskan lebih rinci soal argumen kakak-beradik itu.

"Ini adalah akhir pekan Hari Ibu, dan sang ibu baru kehilangan dua putranya," tutur Roberts kepada media lokal Central Florida News afiliasi CNN.

Disebutkan dalam laporan polisi, pelaku mengaku dirinya tidak ikut minum dan tidak dalam keadaan mabuk saat insiden terjadi. Menurutnya, sang kakak mem-bully dirinya yang kemudian memicu pertengkaran. Namun anehnya, pelaku mengaku tidak mengingat pasti kejadian setelah penembakan terjadi.

Baca juga: Bermain dengan Pistol di Mobil, Balita AS Tembak Mati Ibunya

Ketika ditangkap polisi, pelaku masih berlumuran darah. Dia mulai disidang pada Sabtu (7/5) waktu setempat. Insiden ini memicu rasa heran para tetangga, karena selama 20 tahun terakhir tidak pernah ada insiden penembakan semacam ini.

"Saya pikir insiden paling sering terjadi di sini adalah pencurian sepeda," sebut Forrest Hamilton yang sudah tinggal di St Cloud selama 20 tahun.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads