Seperti dilansir CNN, Senin (9/5/2016), pria bernama Benjamin A Middendorf (25) ini menembak kakaknya, Nicholas, saat keduanya bertengkar di kediaman mereka di St Cloud, Florida pada Kamis (5/5) malam waktu setempat. Disebutkan dalam laporan polisi setempat, pertengkaran pelaku dan korban dimulai ketika korban, ibunya dan satu pria lainnya baru kembali dari acara minum-minum bersama.
"Saya baru saja menembak kakak saya secara tak sengaja," teriak Benjamin ketika menghubungi layanan darurat 911 yang dirilis kepolisian setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Teror Penembakan di Maryland AS, 3 Orang Tewas
Suara seorang wanita juga terdengar dalam rekaman panggilan telepon pada 911. "Saya akan membunuh anak saya. Saya harap kamu masuk penjara," teriak suara seorang wanita yang diyakini ibunda korban dan pelaku.
Sang korban, Nicholas yang berusia 28 tahun dinyatakan tewas seketika di lokasi kejadian. Pelaku atau adik korban, Benjamin dijerat dakwaan pembunuhan oleh otoritas setempat. Juru bicara kepolisian St Cloud, Denise Roberts memastikan kepada CNN bahwa pertikaian korban dan pelaku melibatkan cheeseburger. Namun Roberts tidak menjelaskan lebih rinci soal argumen kakak-beradik itu.
"Ini adalah akhir pekan Hari Ibu, dan sang ibu baru kehilangan dua putranya," tutur Roberts kepada media lokal Central Florida News afiliasi CNN.
Disebutkan dalam laporan polisi, pelaku mengaku dirinya tidak ikut minum dan tidak dalam keadaan mabuk saat insiden terjadi. Menurutnya, sang kakak mem-bully dirinya yang kemudian memicu pertengkaran. Namun anehnya, pelaku mengaku tidak mengingat pasti kejadian setelah penembakan terjadi.
Baca juga: Bermain dengan Pistol di Mobil, Balita AS Tembak Mati Ibunya
Ketika ditangkap polisi, pelaku masih berlumuran darah. Dia mulai disidang pada Sabtu (7/5) waktu setempat. Insiden ini memicu rasa heran para tetangga, karena selama 20 tahun terakhir tidak pernah ada insiden penembakan semacam ini.
"Saya pikir insiden paling sering terjadi di sini adalah pencurian sepeda," sebut Forrest Hamilton yang sudah tinggal di St Cloud selama 20 tahun.
(nvc/ita)











































