"Sesuai konstitusi Afghan... Ghani menyetujui eksekusi enam teroris yang melakukan kejahatan mengerikan terhadap warga sipil dan keamanan publik," demikian disampaikan istana kepresidenan Afghan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/5/2016).
Menurut sumber pemerintah, keenam teroris tersebut merupakan militan Taliban. Mereka dieksekusi pada Minggu, 8 Mei waktu setempat dengan cara dihukum gantung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan keras Ghani itu sebagai respons atas serangan Taliban pada kanto badan keamanan di jantung ibukota Kabul, yang menewaskan 64 orang. Serangan yang terjadi pada 19 April itu disebut sebagai serangan paling mematikan di ibukota Afghan sejak tahun 2001.
Menyusul pernyataan Ghani itu, kelompok Taliban mengancam akan melakukan pembalasan hebat jika para tahanan Taliban dieksekusi.
"Jika musuh (pemerintah Kabul) memutuskan untuk melakukan eksekusi, Emirat Islam (Taliban) akan merespons dengan segenap kemampuannya untuk membela bangsa tertindas," demikian statemen kelompok Taliban.
"Badan-badan kehakiman musuh akan kembali membayar mahal atas kejahatan mereka," demikian disampaikan Taliban. (ita/ita)











































