"Seorang penyerang menabrakkan kendaraannya ke tiga warga Israel di barat laut Ramallah," demikian statemen militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (4/5/2016).
"Pasukan merespons ancaman kuat tersebut dan melepaskan tembakan ke arah penyerang, yang mengakibatkan kematiannya," imbuh militer Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut badan penyelamatan Israel, Magen David Adom, salah satu tentara mengalami luka-luka parah dan kondisinya saat ini kritis.
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, insiden itu terjadi di sebuah pos pemeriksaan dan mengidentifikasi penyerang sebagai Ahmed Shahaada, pria Palestina berumur 36 tahun yang berasal dari kamp pengungsi Qalandia, dekat Ramallah.
Ini merupakan serangan terbaru dalam gelombang kekerasan yang telah menewaskan setidaknya 204 warga Palestina dan 28 warga Israel sejak 1 Oktober 2015 lalu. Menurut otoritas Israel, sebagian besar warga Palestina yang tewas itu merupakan pelaku aksi penikaman.
(ita/ita)










































