Kepolisian setempat seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (2/5/2016), menangkap sembilan orang dalam insiden yang terjadi pada Minggu, 1 Mei waktu setempat itu.
Waki Kota Ed Murray menyesalkan kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam postingan di media sosial Twitter, departemen kepolisian Seattle menyatakan, satu polisi mengalami luka sobek di bagian kepala saat para demonstran melemparkan bom molotov, seorang polisi lainnya terluka akibat lemparan batu, satu polisi lainnya terluka akibat digigit seorang demonstran. Sedangkan luka-luka yang diderita dua polisi lainnya tidak disebutkan.
"Tak ada yang terluka serius," kata kepala kepolisian Kathleen O'Toole setelah kerusuhan berakhir. "Begitu serangan dimulai dan pengrusakan properti dimulai, kami langsung mengambil tindakan. Semudah itu," cetusnya.
Kepolisian melakukan penangkapan di beberapa tempat. Tiga demonstran ditangkap atas dakwaan penyerangan, satu demonstran dikenai dakwaan pengrusakan properti dan lima demonstran dikenai dakwaan menghalang-halangi keadilan. Mereka terdiri dari delapan pria yang berumur 20 tahun hingga 32 tahun, serta seorang remaja putri. (ita/ita)











































