Aksi Demo May Day di AS Rusuh, 5 Polisi Terluka dan 9 Orang Ditangkap

Aksi Demo May Day di AS Rusuh, 5 Polisi Terluka dan 9 Orang Ditangkap

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 02 Mei 2016 14:08 WIB
Aksi Demo May Day di AS Rusuh, 5 Polisi Terluka dan 9 Orang Ditangkap
demo May Day di Seattle (Seattlepi.com )
Seattle, - Aksi demo untuk memperingati Hari Buruh Internasional alias May Day di Seattle, Amerika Serikat diwarnai kerusuhan. Lima polisi terluka setelah para demonstran melemparkan bom molotov dan batu-batu serta memecahkan kaca-kaca jendela.

Kepolisian setempat seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (2/5/2016), menangkap sembilan orang dalam insiden yang terjadi pada Minggu, 1 Mei waktu setempat itu.

Waki Kota Ed Murray menyesalkan kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat disesalkan bahwa di kota yang sangat menghormati hak-hak Amandemen Pertama, ada beberapa orang yang tidak menghormati nilai-nilai kita dan terlibat dalam aksi kekerasan dan pengrusakan properti," tutur Murray mengacu ke kebebasan berbicara yang dilindungi Konstitusi AS.

Dalam postingan di media sosial Twitter, departemen kepolisian Seattle menyatakan, satu polisi mengalami luka sobek di bagian kepala saat para demonstran melemparkan bom molotov, seorang polisi lainnya terluka akibat lemparan batu, satu polisi lainnya terluka akibat digigit seorang demonstran. Sedangkan luka-luka yang diderita dua polisi lainnya tidak disebutkan.

"Tak ada yang terluka serius," kata kepala kepolisian Kathleen O'Toole setelah kerusuhan berakhir. "Begitu serangan dimulai dan pengrusakan properti dimulai, kami langsung mengambil tindakan. Semudah itu," cetusnya.

Kepolisian melakukan penangkapan di beberapa tempat. Tiga demonstran ditangkap atas dakwaan penyerangan, satu demonstran dikenai dakwaan pengrusakan properti dan lima demonstran dikenai dakwaan menghalang-halangi keadilan. Mereka terdiri dari delapan pria yang berumur 20 tahun hingga 32 tahun, serta seorang remaja putri. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads