Arab Saudi Gagalkan Serangan Bom Mobil, 2 Pelaku Tewas

Arab Saudi Gagalkan Serangan Bom Mobil, 2 Pelaku Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 30 Apr 2016 08:40 WIB
Arab Saudi Gagalkan Serangan Bom Mobil, 2 Pelaku Tewas
Ilustrasi
Riyadh - Otoritas Arab Saudi berhasil menggagalkan serangan bom mobil di wilayahnya. Sedikitnya dua pelaku yang akan meledakkan bom ditembak mati otoritas setempat.

Disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi, seperti dilansir AFP, Sabtu (30/4/2016), pasukan keamanan menggagalkan aksi teroris setelah memantau dengan saksama dua mobil mencurigakan di wilayah Aseer, pada Jumat (29/4) waktu setempat. Salah satu mobil diketahui membawa peledak.

Para pengemudi kedua mobil mencurigakan itu melepas tembakan ketika menyadari diikuti oleh polisi setempat. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Hingga akhirnya dikerahkan helikopter keamanan dan pelaku digiring ke area gurun setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baku tembak antara kedua pelaku dengan polisi setempat terjadi cukup sengit. Pelaku terpaksa meninggalkan mobil mereka dan berlindung. Namun salah satu mobil tiba-tiba meledak. Tidak diketahui apakah ada korban luka akibat ledakan itu.

Baca juga: Ledakan Bom di Pos Patroli Arab Saudi, Seorang Polisi Terluka

Kedua pelaku tewas dalam baku tembak dengan polisi. Kedua diminta untuk menyerahkan diri, namun menolak. Tidak ada korban jiwa dari pihak kepolisian Saudi dalam baku tembak ini. Identitas kedua pelaku masih diselidiki oleh otoritas setempat.

Penggagalan rencana serangan bom ini terjadi selang sehari setelah ledakan bom kecil melanda pos patroli jalan tol di Al-Ahsa, Saudi bagian timur. Sedikitnya satu personel kepolisian Saudi luka-luka akibat ledakan itu. Sedangkan lima kendaraan rusak akibat ledakan.

"Otoritas setempat telah memulai penyelidikan kriminal," ucap juru bicara kepolisian setempat.

Belum diketahui pasti siapa dalang di balik serangan bom itu. Namun sebagian besar warga minoritas Syiah tinggal di wilayah Saudi bagian timur, termasuk Al-Ahsa. Di Al-Ahsa, terdapat banyak kilang minyak milik Saudi. Pada Januari lalu, pengebom bunuh diri menyerang masjid Syiah di Al-Ahsa saat Salat Jumat, hingga menewaskan dua orang dan melukai 7 orang lainnya.

(nvc/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads