"Tak ada hal yang bisa membenarkan kejahatan yang telah dilakukan terhadap seorang ibu hamil dan saudaranya," cetus juru bicara Otoritas Palestina Yousef Mahmoud seperti dilansir media Press TV, Jumat (29/4/2016), seraya mengecam sikap diam komunitas internasional atas kematian kedua warga Palestina itu.
Kecaman juga dilontarkan pejabat senior Hamas, Abdul Rahman Shadid yang menyerukan warga Palestina untuk melakukan aksi pembalasan terhadap Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Maram yang dilaporkan sedang hamil, sempat melemparkan sebilah pisau ke arah seorang polisi yang berjaga di pos pemeriksaan di Qalandiya tersebut.
Seorang saksi mata menuturkan kepada kantor berita Palestina, Ma'an, pasukan Israel melepaskan sekitar 15 tembakan ke Maram hingga wanita itu tewas seketika di lokasi kejadian.
Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi bahwa Maram tewas seketika akibat terjangan peluru, sedangkan kematian adik laki-lakinya dikonfirmasi beberapa saat setelah dia ditembak.
(ita/ita)










































