Ada Luka Tembak di Kepala, Pegawai Apple Inc Diduga Bunuh Diri

Ada Luka Tembak di Kepala, Pegawai Apple Inc Diduga Bunuh Diri

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 29 Apr 2016 10:07 WIB
Ada Luka Tembak di Kepala, Pegawai Apple Inc Diduga Bunuh Diri
Markas Apple Inc di California (REUTERS/Noah Berger/File photo)
California - Kepolisian Amerika Serikat (AS) telah menemukan penyebab kematian seorang pegawai Apple Inc di kantor perusahaan teknologi ternama itu di Cupertino, California. Pada jasad pegawai berusia 25 tahun itu, ada luka tembakan di kepalanya dan diduga kuat melakukan bunuh diri.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (29/4/2016), pegawai Apple Inc yang tewas itu diidentifikasi sebagai Edward Thomas Mackowiak yang berasal dari Santa Clara, California. Tim forensik menemukan bekas luka tembakan di kepalanya, yang diduga kuat ditembakkan oleh Mackowiak sendiri.

"Pemeriksa medis menetapkan kematian ini adalah kasus bunuh diri dan penyebabnya adalah tembakan ke kepala," terang kantor Sheriff Santa Clara County dalam pernyataannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara Apple Inc menolak untuk mengomentari laporan soal penyebab kematian pegawainya ini. Mereka juga enggan menyebut di bagian mana Mackowiak bekerja, sebelum tewas. Namun pada profil jejaring sosial LinkedIn milik Mackowiak, pria itu menyebut dirinya sebagai software engineer.

Baca juga: Pegawai Apple Ditemukan Tewas di Ruang Konferensi

Tidak diketahui pasti apa penyebab Mackowiak nekat mengakhiri hidupnya.

"Kami merasa sedih atas kehilangan tragis salah satu pekerja muda dan berbakat kami. Pikiran dan simpati terdalam kami untuk keluarga dan rekannya (pegawai yang tewas), termasuk orang-orang yang pernah bekerja bersamanya di Apple," tutur juru bicara Apple Inc, Kristin Huguet, dalam pernyataannya pada Rabu (27/4).

Jasad Mackowiak ditemukan di salah satu ruang konferensi di markas besar Apple Inc yang juga disebut Infinite Loop pada Rabu (27/4) pagi waktu setempat. Polisi sejak awal menyebut insiden itu sebagai insiden terisolasi yang tidak melibatkan orang lain.

Usai insiden ini, kantor Apple Inc masih tetap beroperasi seperti biasa. Insiden ini terjadi selang sehari setelah Apple Inc mengumumkan penurunan dalam penjualannya untuk pertama kami. Penurunan ini merupakan yang terburuk dalam sejarah perusahaan tersebut, sedikitnya selama satu dekade terakhir.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads