Polisi Israel Tembak Mati 2 Warga Palestina di Tepi Barat

Polisi Israel Tembak Mati 2 Warga Palestina di Tepi Barat

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 27 Apr 2016 17:33 WIB
Polisi Israel Tembak Mati 2 Warga Palestina di Tepi Barat
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Tepi Barat - Kepolisian Israel kembali menembak mati dua warga Palestina di Tepi Barat. Keduanya berusaha menikam aparat keamanan Israel yang berjaga di pos keamanan setempat.

Disampaikan kepolisian Israel, seperti dilansir Reuters, Rabu (27/4/2016), kedua warga Palestina yang ditembak mati itu terdiri atas satu pria dan satu wanita. Sang wanita yang memegang pisau di tangannya, dan si pria berjalan cepat mendekati polisi dan aparat keamanan Israel di pos keamanan Qalandia, di luar Yerusalem Timur.

"Beberapa kali, polisi meminta keduanya untuk berhenti. Ketika mereka terus bergerak mendekat ... petugas melumpuhkan teroris-teroris itu," demikian pernyataan kepolisian Israel soal insiden itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Dituduh Bergabung Kelompok Teror, Jurnalis Palestina Ditangkap Israel

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi dua warganya tewas di Tepi Barat. Sang wanita diidentifikasi sebagai Maram Abu Ismail (23), namun sang pria tidak disebut identitasnya. Beberapa laporan menyebut pria itu merupakan suami Maram.

Kepolisian Israel merilis sebuah foto yang menunjukkan tiga bilah pisau tergeletak di tanah, yang diklaim sebagai senjata yang dibawa kedua warga Palestina itu.

Pekan ini, kepolisian Israel tengah dalam kondisi siaga tinggi sepanjang liburan Paskah Yahudi. Ditambah, wilayah Israel dan juga wilayah yang didudukinya seperti Tepi Barat dan Yerusalem masih marak oleh serangan pisau terhadap warga dan tentara Israel.

Baca juga: Israel Bebaskan Tahanan Anak Palestina Termuda

Sejak Oktober tahun lalu, tercatat 28 warga Israel dan dua warga Amerika Serikat tewas dalam serangan semacam itu. Sedangkan 193 warga Palestina tewas dalam serangan yang sama, namun sekitar 130 orang di antaranya ditembak mati oleh tentara Israel karena diyakini sebagai pelaku serangan.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini