Sebagian dari jam ini akan ditutup selama masa perbaikan yaitu sekitar tiga tahun lamanya. Meski begitu, salah satu sisi jam akan diusahakan untuk tetap terlihat.
"Lonceng pada Big Ben akan berhenti untuk beberapa bulan dan hanya akan berfungsi pada perayaan-perayaan penting tertentu," kata Dewan Perwakilan London seperti dilansir Reuters, Selasa (26/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memperbaiki kerusakan, perbaikan ini juga bertujuan untuk mengembalikan Big Ben ke warna semula ketika pertama kali dirancang oleh Charles Barry dan Augustus Welby Pugin pada 1856.
"Tim asitek kini tengah mencari tahu apa cat asli yang digunakan pada jam tersebut," imbuh Dewan Perwakilan London.
"Setelah mendapatkan gambaran jelas cat apa yang semula digunakan, menara tersebut akan mulai dicat untuk dapat mengembalikan keaslian Big Ben sedemikian rupa," sambung dia.
Saat ini Big Ben memiliki warna hitam dan emas ditubuhnya. Warna tersebut didapatkan pada perbaikan terakhir di tahun 1980-an. (imk/imk)