Didukung Arab Saudi, Operasi Militer Yaman Tewaskan 800 Anggota Al-Qaeda

Didukung Arab Saudi, Operasi Militer Yaman Tewaskan 800 Anggota Al-Qaeda

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 25 Apr 2016 10:33 WIB
Didukung Arab Saudi, Operasi Militer Yaman Tewaskan 800 Anggota Al-Qaeda
Ilustrasi (REUTERS/Stringer)
Sanaa - Tentara Yaman yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi membombardir wilayah yang dikuasai militan Al-Qaeda. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 800 anggota Al-Qaeda di Semenanjung Peninsula (AQAP).

Disampaikan sumber militer setempat, seperti dilansir AFP, Senin (25/4/2016), pasukan propemerintah Yaman berhasil merebut kembali pangkalan minyak, juga kota Mukalla yang sebelumnya menjadi markas kuat Al-Qaeda di negara tersebut.

"Operasi itu berujung... kematian lebih dari 800 anggota Al-Qaeda dan beberapa pemimpin mereka, sedangkan beberapa lainnya kabur," jelas komandan koalisi pimpinan Arab Saudi dalam pernyataan yang dirilis kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operasi militer itu bagian dari operasi yang lebih luas dan bertujuan mengamankan sebagian wilayah Yaman yang sebelumnya dikuasai militan AQAP. Selama 13 bulan terakhir, AQAP memanfaatkan konflik antara loyalis pemerintah Yaman dengan pemberontak Houthi yang didukung Iran, musuh Saudi.

"Kami memasuki pusat kota (Mukalla) dan tidak mendapat perlawanan dari militan Al-Qaeda yang sudah menarik diri ke wilayah barat (Hadramawt dan Provinsi Shabwa)," tutur salah satu pejabat militer setempat kepada AFP.

Baca juga: AS Sita 1.500 Senjata Api Kiriman Iran untuk Pemberontak Houthi

Koalisi pimpinan Arab Saudi bertempur melawan pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret tahun lalu. Mereka juga melancarkan serangan udara terhadap berbagai posisi AQAP di Mukalla, demi membuka jalan untuk pasukan darat.

Selain Mukalla, para tentara Yaman juga berhasil merebut kembali pangkalan minyak Mina al-Dhaba di Shehr. Sedangkan pada Minggu (24/4) pagi, sumber militer setempat menyebut pasukan propemerintah Yaman berhasil menguasai bandara Riyan dan markas Al-Qaeda di pinggiran Mukalla yang dikuasai sejak setahun terakhir.

AQAP yang berbasis di Yaman dianggap sebagai jaringan Al-Qaeda paling berbahaya oleh Amerika Serikat. Militan ini pernah mendalangi serangkaian serangan terhadap negara-negara Barat di masa lalu. Pekan lalu, serangan udara AS terhadap kamp pelatihan AQAP di Hadramawt menewaskan puluhan anggota militan tersebut.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini