Di depan sekitar 60 pemimpin negara yang menghadiri KTT iklim PBB pada Jumat (22/4) waktu setempat, Abbas menyinggung soal pendudukan Israel di wilayah Palestina.
"Pendudukan Israel merusak iklim di Palestina, dan permukiman Israel merusak lingkungan di Palestina," cetus Abbas saat berpidato di depan Majelis Umum PBB seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (23/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dubes Israel untuk PBB, Danny Danon membalas dengan tajam saat tiba gilirannya untuk berpidato dalam seremoni tersebut. "Daripada menyebarkan kebencian di sini, di PBB, Presiden Abbas harusnya bertindak untuk menghentikan teror Palestina," cetusnya usai penandatanganan traktak Paris tersebut.
"KTT iklim harusnya menunjukkan persatuan global demi masa depan planet kita," tutur Dubes Israel itu. "Sayangnya, Presiden Abbas memilih untuk menggunakan panggung internasional ini untuk menyesatkan komunitas internasional," imbuhnya.
Beberapa hari sebelumnya, Danon dan utusan Palestina Riyad Mansour saling berteriak "Anda memalukan" saat pertemuan reguler Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Timur Tengah.
Ketegangan Israel dan Palestina makin meningkat setelah pembicaraan damai kedua negara yang dimediasi Amerika Serikat, terhenti sejak tahun 2014.
(ita/ita)











































