Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/4/2016), lokomotif dan empat gerbong dari total tujuh gerbong dalam rangkaian kereta itu, anjlok. Insiden ini terjadi di bagian rel yang tengah menjalani perawatan dan pemeliharaan.
Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut seorang pejabat setempat seperti dikutip kantor berita Yonhap, kereta semakin memacu kecepatan ketika melewati rel yang melengkung.
Pejabat kepolisian rel pada Kementerian Transportasi Korsel enggan berkomentar soal penyebab insiden ini. Pejabat itu hanya menyatakan, penyelidikan terhadap insiden anjlok ini tengah berlangsung.
Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS) |
Disebutkan Korail, terdapat 27 orang di dalam kereta malam itu, termasuk 22 penumpang dan tiga awak. Saat insiden terjadi, kereta itu tengah melaju dari Seoul pada Kamis (21/4) malam.
Dari 8 korban luka, salah satunya merupakan teknisi yang mengalami luka serius dan masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan 7 korban luka lainnya merupakan penumpang, yang kebanyakan mengalami luka ringan.
Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS) |
(nvc/ita)












































Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS)
Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS)
Rangkaian kereta api yang anjlok di Yeosu, Korea Selatan (Hwang Hee-kyu/News1 via REUTERS)