Belgia Sebut ISIS Telah Kirim Anggotanya ke Eropa

Belgia Sebut ISIS Telah Kirim Anggotanya ke Eropa

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 20 Apr 2016 14:02 WIB
Belgia Sebut ISIS Telah Kirim Anggotanya ke Eropa
Tentara Belgia tetap siaga (REUTERS/Yves Herman)
Brussels - Otoritas Belgia meyakini militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengirimkan anggotanya ke Belgia dan negara Eropa lainnya. Belgia juga meyakini militan lain yang terinspirasi ISIS berniat melakukan serangan teror di Eropa.

Status siaga ancaman teror di Belgia diturunkan ke level tiga dari total empat level, selang dua hari setelah teror bom Brussels pada 22 Maret lalu yang menewaskan 32 orang. Sejak saat itu, level siaga ancaman teror masih belum diturunkan.

"Ada indikasi bahwa ISIS mengirimkan petempurnya ke Eropa dan Belgia, status siaga masih berada di level tiga dan tidak akan diturunkan," sebut juru bicara pusat krisis Belgia seperti dilansir Reuters, Rabu (20/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Belgia bersiaga (REUTERS/Yves Herman)


Dengan mempertahankan status siaga di level tiga, otoritas Belgia mengindikasikan bahwa serangan teror masih bisa dan kemungkinan akan terjadi.

Pengamanan masih ketat di sejumlah lokasi penting, seperti bandara, stasiun kereta dan pusat pembangkit listrik tenaga nuklir. Sedangkan area-area publik seperti pusat perbelanjaan dan bioskop, yang biasanya ramai orang juga mendapat pengamanan ekstra.

Tentara Belgia bersiaga (REUTERS/Yves Herman)


Disampaikan kepala pusat krisis Belgia, Paul Van Tigchelt, status ancaman teror level 3 juga berarti ancaman teroris untuk seluruh negara masih dianggap serius dan sangat mungkin terjadi. Tigchelt menyatakan penyelidikan atas teror bom Brussels dilakukan dengan cara yang hati-hati.

"Bahaya belum hilang," ucap Tighchelt memperingatkan, seperti dilansir AFP.

Jaksa Belgia telah menahan dua pria yang terlihat dalam rekaman kamera keamanan bersama pelaku bom bunuh diri di bandara Brussels dan juga stasiun kereta Maalbeek pada 22 Maret lalu. Keduanya ditahan pada 8 April lalu dan masih dalam penyelidikan otoritas Belgia hingga kini.

Baca juga: Teroris Paris dan Brussels Berencana Serang Turnamen Sepakbola Euro 2016

(nvc/ita)



Berita Terkait