Disekap Ibunya Bertahun-tahun, Wanita Muda Diselamatkan Polisi Jerman

Disekap Ibunya Bertahun-tahun, Wanita Muda Diselamatkan Polisi Jerman

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 20 Apr 2016 12:09 WIB
Disekap Ibunya Bertahun-tahun, Wanita Muda Diselamatkan Polisi Jerman
Polisi siaga di depan apartemen yang menjadi lokasi penyekapan (AFP Photo/Sven Hoppe)
Berlin - Polisi Jerman berhasil membebaskan seorang wanita berusia 26 tahun yang disekap oleh ibundanya sendiri. Wanita penyandang disabilitas mental ini diduga disekap di dalam apartemen selama bertahun-tahun.

Seperti dilansir AFP, Rabu (20/4/2016), wanita muda itu ditemukan dalam kondisi tak terawat dan telantar di dalam apartemen yang dipenuhi sampah di kota Rosenheim. Juru bicara kepolisian setempat menyebut, wanita itu telah dikirimkan ke rumah sakit kejiwaan untuk perawatan lebih lanjut.

"Berkomunikasi dengannya sangat, sangat sulit," ucap juru bicara kepolisian setempat, Stefan Sonntag, kepada kantor berita Jerman, Deutsche Presse-Agentur (DPA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menemukan korban penyekapan ini secara tak sengaja, ketika melakukan eksekusi surat perintah pengusiran untuk penghuni apartemen tersebut. Dituturkan Sonntag, ketika polisi masuk ke dalam apartemen, penghuninya yang diyakini ibu korban, tiba-tiba melompat dari tangga lantai dua.

Polisi menduga wanita berusia 54 tahun itu berniat bunuh diri. Wanita yang tidak disebut namanya itu, mengalami luka parah setelah jatuh dari tangga dan dilarikan ke rumah sakit setempat. Di dalam apartemen, polisi membuka paksa salah satu ruangan yang terkunci dan menemukan korban.

"Kami meyakini korban merupakan anak perempuan si penghuni apartemen, yang ditemukan dalam keadaan tak terawat dan sudah sejak lama tinggal di dalam ruangan itu, mungkin beberapa tahun terakhir," tutur Sonntag kepada media lokal, rosenheim24.de.

Salah satu tetangga yang enggan disebut namanya mengaku dirinya sudah tinggal di apartemen sebelah, sejak tahun 2003 namun tidak pernah melihat wanita 26 tahun itu. Tetangga lainnya memperkirakan wanita muda itu disekap sejak 5 tahun lalu setelah keluar dari institut kejiwaan.

Menurut tetangga itu, wanita muda yang disekap di apartemen itu terkadang menangis sambil berteriak dan mengetuk dinding apartemen pada malam hari. "Suatu waktu, tahun lalu, dia berhasil keluar dari apartemen. Ketika kami melihat dia, kami tidak berpikir ada hal tak wajar yang terjadi," tutur tetangga yang enggan disebut namanya ini kepada DPA, sembari menyebut ibu wanita itu menolak bantuan dari tetangga.

Media lokal Jerman melaporkan, seorang anak laki-laki berusia 15 juga tinggal di apartemen yang sama bersama wanita 26 tahun dan ibunya.

(nvc/ita)


Berita Terkait