"Kami akan mendatangkan tambahan pasukan," ujar Menteri Pertahanan Ashton Carter setibanya di Baghdad, Irak untuk kunjungan resmi seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/4/2016).
Pasukan tambahan AS tersebut akan mengiringi sekitar 2.500 tentara Irak untuk bergerak lebih dekat ke garis-garis depan pertempuran. Tadinya, personel militer AS yang berada di Irak hanya ditempatkan jauh di belakang medan tempur.
"Ini akan membuat pasukan Amerika lebih dekat ke aksi," tutur Carter. "Tujuan keseluruhan mereka adalah agar bisa membantu pasukan Irak merespons dengan lebih cepat," imbuhnya.
Juru bicara Departemen Pertahanan AS alias Pentagon, Kapten Angkatan Laut Jeff Davis menuturkan, sebanyak 217 personel tambakan akan dikerahkan ke Irak. Dengan demikian, jumlah total pasukan AS di Irak akan mencapai 4.087 orang.
Sejumlah helikopter Apache juga akan dikerahkan untuk mendukung upaya militer Irak mengepung dan pada akhirnya, merebut kembali Mosul dari ISIS.
"Itu (Apache) ditawarkan untuk langkah terhadap Mosul. Ini akan menjadi keputusan pemerintah Irak apakah helikopter-helikopter itu akan dikerahkan atau tidak," kata Davis.
(ita/ita)











































