272 Orang Tewas, Presiden Ekuador: Ini Tragedi Terbesar dalam 67 Tahun

Gempa 7,8 SR di Ekuador

272 Orang Tewas, Presiden Ekuador: Ini Tragedi Terbesar dalam 67 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 18 Apr 2016 15:44 WIB
272 Orang Tewas, Presiden Ekuador: Ini Tragedi Terbesar dalam 67 Tahun
Foto: Pool
Quito, - Jumlah korban jiwa akibat gempa dahsyat di Ekuador terus bertambah. Sejauh ini, sudah 272 orang yang tewas, namun Presiden Rafael Correa, angka tersebut masih akan bertambah.

Gempa 7,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Ekuador tersebut merupakan gempa paling dahsyat di negeri itu dalam puluhan tahun terakhir. Lebih dari 2 ribu orang terluka akibat gempa yang terjadi pada Sabtu (16/4) malam waktu setempat tersebut.

"Masih ada banyak jasad di bawah puing-puing," tutur Correa yang berkunjung ke zona bencana pada Minggu, 17 April usai mempersingkat kunjungan resminya ke Vatikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini waktu yang sangat sulit, tragedi terbesar dalam 67 tahun terakhir," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/4/2016).

Di antara kota-kota yang paling parah dihantam gempa adalah Pedernales. Walikota Gabriel Alcivar memperkirakan ada sekitar 400 orang korban jiwa yang masih harus dikonfirmasi di kota tersebut, kebanyakan terkubur di bawah puing-puing sejumlah hotel yang ambruk.

"Pedernales hancur. Gedung-gedung telah ambruk, khususnya hotel-hotel tempat banyak turis menginap. Ada banyak jasad," ujar Alvicar kepada media lokal.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS menyatakan, sejak tahun 1900, Ekuador telah diguncang tujuh kali gempa berkekuatan 7 SR atau lebih tinggi di wilayah gempa 7,8 SR yang terjadi pada Sabtu, 16 April tersebut. Salah satu gempa tersebut yang terjadi pada Maret 1987, menewaskan sekitar 1.000 orang. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads