Sebagian tembok batu di area benteng kuno tersebut ambruk akibat gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Pulau Kyushu pada Sabtu dini hari waktu setempat. Tayangan televisi setempat memperlihatkan, sebagian tembok batu tersebut telah hancur.
Seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (16/4/2016), Kastil Kumamoto tersebut dibangun pada tahun 1607 oleh Kiyomasa Kato. Dia merupakan aktivis militer veteran dan tuan feodal yang ikut serta dalam reunifikasi Jepang, yang telah dirusak oleh perang satu abad. Selama empat abad usianya, benteng tersebut telah bertahan dari serangan udara dan penembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, setidaknya 18 orang tewas dan sekitar 1.500 orang luka-luka akibat gempa 7 SR yang mengguncang pada Sabtu pukul 01.25 waktu setempat. Gempa berpusat di dekat kota Kumamoto yang berada di bagian selatan Pulau Kyushu, yang berpenduduk sekitar 13 juta jiwa.
Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa tercatat pada kedalaman hanya 10 kilometer. Gempa ini sempat memicu peringatan tsunami namun kemudian dicabut.
Sebelumnya, gempa 6 SR juga mengguncang wilayah Kumamoto pada Kamis (14/4) malam waktu setempat. Gempa tersebut menyebabkan 9 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.
(ita/ita)











































