Kepresiden Prancis menyatakan dalam statemen yang dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/4/2016), satu di antara ketiga tentara tersebut tewas seketika akibat ledakan ranjau pada Selasa, 12 April waktu setempat. Dua tentara lainnya meninggal tak lama kemudian setelah dibawa ke rumah sakit.
Dalam statemen itu disebutkan bahwa Presiden Prancis Francois Hollande sangat berduka atas kematian ketiga tentara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut data Kementerian Pertahanan Prancis, dengan kematian tiga prajurit ini, berarti sejauh ini sudah 7 tentara Prancis yang tewas dalam operasi tersebut. (ita/ita)











































