Diberitakan AFP, Selasa (13/4/2016), pihak angkatan bersenjata Swedia mengkonfirmasi adanya upaya pembajakan tersebut.Β Juru bicara militer Mikael Abrahamsson mengatakan bahwa server dalam sistem pertahanan Swedia memiliki cacat yang dilakukan oleh hacker.
"Serangan ini menjadi wake-up call bagi kita dan memaksa kita untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang sangat spesifik untuk mencegah hal seperti itu terjadi lagi," kata Abrahamsson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, pihak angkatan bersenjata Swedia juga menyebut ada kesalahan di internal pihaknya terkait serangan tersebut.
"Kami biasanya memiliki mata yang baik untuk barang-barang kami. Kesalahan ini adalah faktor manusia," ujar ahli keamanan IT angkatan bersenjata Swedia, Dan Eriksson. (tfq/jor)











































