"Tapi hal itu belum terkonfirmasi bahwa Mohamed Abrini merupakan tersangka ketiga yang dikenal sebagai 'pria bertopi' yang terlihat dalam dua peristiwa bunuh diri di bandara Brussels Selasa (22/3)," ujar Kantor Kejaksaan Federal dalam pernyataannya dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (9/4/2016).
Baca juga : Terus Buru Tersangka Bom Brussels, Polisi Belgia Rilis CCTV Pria Bertopi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Osama K sendiri diidentifikasi sebagai sosok pria yang muncul bersama pelaku bom bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah Malbeek dan seseorang yang membeli tas untuk menyembunyikan bom yang digunakan oleh dua orang pelaku bunuh diri di bandara pada Selasa (22/3).
Dalam pernyataan tersebut dikatakan keduanya disangkakan dengan berpartisipasi dalam kegiatan kelompok teroris dan pembunuhan oleh teroris. Kaitan pertama dengan serangan di Paris pada Jumat (13/11/2015) dan kedua dengan serangan di Brussels.
Pernyataan itu juga menyebutkan dua orang yang ditangkap bersama Abrini telah dibebaskan setelah dilakukan penyelidikan mendalam. Tersangka lain yang ditangkap pada Jumat (8/4) bersamaan dengan Osama K diidentifikasi bernama Herve BM, pria berkewarganegaraan Rwanda berusia 25 tahun.
Dia diduga menawarkan bantuan pada Mohamed Abrini dan Osama K dan disangkakan telah turut serta dalam kegiatan teroris dan terlibat dalam pembunuhan oleh teroris.
Sementara itu tersangka lain, Bilal EM, disangkakan dengan berpartisipasi dalam kegiatan teroris dan terlibat dalam pembunuhan oleh teroris atas kecurigaan membantu Abrini dan Osama K.
(ams/kha)











































