Seperti dilansir media Inggris, The Sun dan Daily Mail, Jumat (8/4/2016), seorang pembelot Korut dan satu warga China ditangkap di dekat Sungai Tumen yang ada di perbatasan China. Informasi ini disampaikan oleh seorang sumber di Korut kepada media Jepang, Asia Press.
Kedua orang yang ditangkap itu diyakini berencana membunuh pemimpin Korut di Hoeryong, Provinsi Hamgyong Utara. Informasi detail soal bagaimana pembunuhan direncanakan belum diungkap ke publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kim Jong-Un Perintahkan Uji Ledakan Hulu Ledak Nuklir dalam Waktu Dekat
Ditambahkan sumber tersebut, kedua orang yang ditangkap itu dibawa ke Departemen Keamanan Negara. Tentara yang menangkap kedua pembunuh bayaran ini dilaporkan diberi penghargaan oleh otoritas setempat.
Dalam pernyataan terpisah, pihak Asia Press menyebut kisah soal rencana pembunuhan ini bisa jadi hanya rumor yang disebarkan oleh Korut sendiri untuk menarik perhatian menjelang Kongres Partai Pekerja Korea ke-7. Pengamanan di Korut memang diperketat menjelang Kongres yang akan digelar awal Mei itu.
Kongres Partai Pekerja Korea ke-7 itu merupakan yang pertama kali sejak 36 tahun terakhir, dan juga pertama kali di bawah kepemimpinan Kim Jong Un. Dalam kongres itu, Kim Jong Un akan membeberkan arah kebijakan dan kemungkinan perombakan kabinetnya.
Baca juga: Utusan PBB Serukan Pemimpin Korut Diadili Atas Kejahatan Kemanusiaan
(nvc/ita)











































