Disampaikan pejabat pemerintah setempat Abdul Latif, kepada Reuters, Rabu (6/4/2016), sebagian besar korban tewas dalam bencana alam ini terjadi di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Sekitar 65 korban tewas di antaranya ditemukan di wilayah tersebut.
Banjir bandang di Pakistan (REUTERS/Fayaz Aziz) |
Sedangkan sedikitnya 929 rumah di wilayah Khyber Pakhtunkhwa hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latif menyebut, sedikitnya dua jasad korban dan lima korban luka dievakuasi dari longsor di wilayah tersebut.
Banjir bandang di Pakistan (REUTERS/Fayaz Aziz) |
Secara terpisah, Badan Meteorologi setempat menyebut curah hujan terburuk melanda Pakistan pada akhir pekan lalu. Prakiraan cuaca di wilayah-wilayah tersebut kebanyakan diprediksi kering. Kini, sebagian besar ruas jalanan tidak bisa diakses karena tanah longsor dan dibutuhkan waktu lama untuk membersihkannya.
"Ketika akses jalanan telah dibersihkan, maka tim kami akan mendatangi rumah-rumah warga dan mensurvei kerusakan yang terjadi," terang Latif.
Ditambahkan Latif, sebanyak 12 korban tewas lainnya ditemukan di wilayah Kashmir, dekat perbatasan India, yang dikuasai Pakistan. Kemudian 15 korban tewas lainnya ditemukan di wilayah Gilgit-Baltistan.
(nvc/ita)












































Banjir bandang di Pakistan (REUTERS/Fayaz Aziz)
Banjir bandang di Pakistan (REUTERS/Fayaz Aziz)