Direktur Otoritas Rumah Sakit Umum Marib, Shawqi al-Sharjabi mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (4/4/2016), serangan roket itu juga melukai 17 orang lainnya.
Seorang pejabat pemerintah di Marib mengatakan, roket-roket itu ditembakkan oleh pemberontak Houthi dari wilayah pegunungan Haylan. Disebutkannya, serangan roket pada Minggu, 3 April waktu setempat itu juga menewaskan seorang dokter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemberontak Houthi hingga kini masih menguasai wilayah Marib utara dan barat, yang telah dikuasai Houthi sejak September 2014. Provinsi Marib merupakan wilayah kaya minyak yang terletak di sebelah timur ibukota Sanaa.
(ita/ita)










































