Insiden tersebut terjadi di zona industri Rosh Haayin, timur Tel Aviv pada Minggu, 3 April waktu setempat.
Warga Arab-Israel merupakan keturunan warga Palestina yang tetap berada di tanah mereka setelah terbentuknya Israel pada tahun 1948. Jumlah warga Arab-Israel mencapai sekitar 18 persen dari total populasi Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan kepolisian Israel, seorang wanita Yahudi Israel berumur 30 tahun terluka akibat penusukan tersebut. Kepolisian menyebut pelaku penusukan sebagai seorang wanita berumur 23 tahun yang berasal dari kota Arab, Kfar Qassem di dekat wilayah Tepi Barat.
Insiden ini terjadi di tengah gelombang kekerasan yang terus terjadi antara warga Palestina dan warga Israel. Sejak Oktober 2015 lalu, setidaknya 200 warga Palestina telah tewas di tangan aparat keamanan Israel. Sebagian besar warga Palestina yang tewas itu disebut otoritas Israel sebagai pelaku penikaman terhadap warga Israel.
Sementara di pihak Israel, sebanyak 28 orang telah tewas dalam gelombang kekerasan sejak awal Oktober 2015 tersebut. (ita/ita)











































