Para petugas pemadam kebakaran dan warga saat ini tengah mencoba menyelamatkan mereka yang tertimpa reruntuhan logam dan beton.
"Kondisinya menyedihkan. Saat ini tak ada yang tahu berapa banyak orang yang terjebak," kata Raichand Mohta, seorang polisi di lokasi kejadian seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (31/3/2016).
Upaya penyelamatan saat ini masih berlangsung seadanya. Warga pun hanya menggunakan tangan kosong untuk mencoba menolong orang-orang yang tertimpa reruntuhan.
Jalan layang (flyover) tersebut telah mulai dibangun sejak tahun 2009 dan telah beberapa kali gagal memenuhi tenggat waktu penyelesaian pembangunan.
(ita/ita)











































