Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Rabu (30/3/2016). Htin Kyaw menjadi presiden pertama yang tak punya hubungan dengan militer di Myanmar dalam waktu lebih dari setengah abad.
Kyaw dipilih oleh Suu Kyi untuk menjadi presiden setelah partainya, NLD menang mutlak dalam pemilihan umum Myanmar. Kyaw dipilih karena Suu Kyi tak bisa menjadi presiden karena terhalang oleh konstitusi era junta militer. Ini dikarenakan Suu Kyi memiliki anak dan suami yang berkewarganegaraan asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota parlemen NLD, Thiri Yadana mengungkapkan keharuannya. "Dia (Kyaw) berjanji bahwa dirinya akan bekerja untuk negara dengan menghormati pemimpin kami Aung San Suu Kyi. Ini sebuah langkah besar dan ini terjadi karena semua orang telah bergerak bersama," tutur politikus berumur 28 tahun itu.
Kyaw merupakan orang kepercayaan Suu Kyi. Pria berumur 69 tahun itu merupakan lulusan universitas di Inggris. Dia memiliki reputasi sebagai sosok yang jujur, loyal dan rendah hati.
Ayahnya adalah penulis dan penyair Min Thu Wun, dan menjadi anggota parlemen pada pemilu 1990. Istrinya Su Su Lwin merupakan anggota parlemen. Kyaw dulunya kerap menjadi sopir Suu Kyi dan menyertai ikon demokrasi Myanmar dalam berbagai kegiatan.
(ita/ita)










































