Kabar penyaliban pastur asal India bernama Thomas Uzhunnalil dimunculkan oleh Kardinal Christoph Schonborn dari Wina, Austria dalam khotbah Paskahnya baru-baru ini. Disebutkan bahwa ISIS mengklaim telah menyalib pastur Uzhunnalil saat Jumat Agung, 25 Maret lalu.
Pihak Keuskupan Agung Wina menyebut pernyataan Kardinal Christoph itu hanya didasarkan pada situs berita berbahasa Arab dan belum dipastikan kebenarannya. Secara terpisah, pemerintah India menyatakan pihaknya belum mengetahui kabar terkini sang pastur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memiliki indikasi kuat bahwa Pastur Tom (Uzhunnalil) masih hidup di tangan penculiknya," sebut Uskup Hinder kepada Catholic News Agency seperti dikutip The Washington Times, Selasa (29/3/2016).
Lebih lanjut, Uskup Hinder menyebut Karidnal Christoph mendapat informasi yang salah, yang hanya didasarkan rumor dari India, tanah asal Pastur Uzhunnalil. "Tidak ada yang tahu secara pasti apa yang terjadi," imbuhnya.
Selama ini, ISIS dikenal banyak menyerang warga Nasrani dan pemimpinnya. Beberapa waktu terakhir, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menuding ISIS melakukan genosida terhadap warga minoritas Yazidi di Irak, warga muslim Syiah dan warga Nasrani.
Baca juga: Diculik ISIS di Yaman, Pastur India Dikabarkan Tewas Disalib
(nvc/ita)











































