"Otoritas Prancis pada Jumat meminta penangkapan warga Prancis, yang teridentifikasi dalam penyelidikan terorisme," kata jaksa penuntut umum Belanda dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (28/3/2016).
Disebutkan jaksa, penangkapan tersebut dilakukan oleh skuad kepolisian khusus antiterorisme. Badan intelijen Belanda, AIVD dan para jaksa ikut serta dalam operasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 27 Maret waktu setempat itu, tiga orang lainnya juga ditangkap. Dua dari ketiga orang tersebut berumur 43 tahun dan 47 tahun dan disebut memiliki "latar belakang Aljazair", sementara orang ketiga tidak disebutkan identitasnya.
Penangkapan ini dilakukan di tengah meningkatnya kewaspadaan Eropa setelah serangan bom bunuh diri di bandara Brussels dan sistem kereta metro Belgia, yang menewaskan 37 orang. Kelompok ISIS mengklaim mendalangi serangan bom yang juga melukai ratusan orang tersebut. (ita/ita)











































