Bom Bunuh Diri Tewaskan 65 Orang, Pakistan Buru Militan Taliban

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 65 Orang, Pakistan Buru Militan Taliban

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Mar 2016 09:46 WIB
Bom Bunuh Diri Tewaskan 65 Orang, Pakistan Buru Militan Taliban
Petugas mengevakuasi korban ledakan bom bunuh diri di Lahore (REUTERS/Mohsin Raza)
Islamabad - Otoritas Pakistan memburu kelompok militan yang mendalangi ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 65 orang di kota Lahore. Kelompok faksi Taliban yang pernah bersumpah setia pada Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), telah mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.

Sebagian besar korban ledakan merupakan wanita dan anak-anak yang sedang menikmati liburan Paskah di taman kota Lahore pada Minggu (27/3). Dalam pernyataannya, faksi Taliban Pakistan Jamaat-ul-Ahrar menyebut target utama serangan bom ini adalah warga Kristen setempat.

"Kita harus membawa pembunuh saudara-saudara kita dan anak-anak yang tidak bersalah ke pengadilan dan tidak membiarkan tindakan tidak manusiawi yang biadab ini menguasai kehidupan dan kebebasan kita," ucap juru bicara militer Pakistan, Asim Bajwa, seperti dilansir Reuters, Senin (28/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jokowi: Indonesia Mengutuk Keras Serangan Bom di Lahore Pakistan

Otoritas setempat menyebut sedikitnya 65 orang tewas dan sekitar 300 orang lainnya luka-luka. Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus bertambah.

Selama 15 tahun terakhir, Pakistan terus dilanda kekerasan militan. Terlebih setelah Pakistan bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam melawan kelompok militan setelah serangan teror 11 September 2001.

Faksi Taliban Pakistan Jamaat-ul-Ahrar yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu, melontarkan tantangan langsung pada pemerintah Pakistan. "Targetnya adalah warga Kristen. Kami ingin memberikan pesan pada Perdana Menteri Nawaz Sharif bahwa kami sudah masuk ke Lahore," tegas juru bicara faksi tersebut, Ehsanullah Ehsan.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Tewaskan 65 Orang di Pakistan, Taliban: Targetnya Umat Kristen

Faksi tersebut juga pernah mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan teror lainnya, setelah berpisah dari kelompok Taliban Pakistan pada tahun 2014. Faksi tersebut juga sempat menyatakan sumpah setia pada ISIS, namun kemudian mengaku kembali bergabung dengan Taliban.

Lahore merupakan ibukota provinsi terkaya di Pakistan, Punjab. Selama ini, Lahore dilihat sebagai wilayah basis politik PM Sharif. Kantor PM Sharif mengecam keras serangan bom yang disebut sebagai tindakan pengecut ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads