"Serangan Islam radikal lainnya, kali ini di Pakistan, menargetkan perempuan & anak-anak Kristen. Setidaknya 67 tewas, 400 luka-luka. Saya sendiri bisa menyelesaikan," cuit Trump di akun Twitter pribadinya @realDonaldTrump seperti dikutip detikcom, Senin (28/3/2016).
Cuitannya itu pagi ini pukul 06.07 WIB sudah dilike 13,104 pengguna Twitter. Sementara ada 5,763 orang yang meretweet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kau sendiri bisa menyelesaikan (terorisme)? Kau pikir kau siapa! Kelompok yang bisa menyelesaikan, bukan hanya satu orang," kritik salah seorang pengguna Twitter.
Petugas medis menolong korban ledakan (Mohsin Raza/REUTERS) |
Komentar lainnya juga kebanyakan bernada sindiran ke Trump. "Politisi kebanyakan hanya bicara, tidak ada aksi," cuit pengguna Twitter lainnya sambil memposting meme olok-olokan ke bakal calon presiden AS dari Partai Republik itu.
Beda dengan Trump, sejumlah pemimpin dunia mengutuk dan menyampaikan dukacita atas serangan bom bunuh diri di Lahore ini. Di antaranya Perdana Menteri Kerajaan Inggris David Cameron, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri India Narendra Modi, Raja Yordania Abdullah II, dan lainnya.
"Saya terkejut dengan serangan teroris di Lahore. Pikiran saya dengan keluarga dan teman-teman korban. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk membantu," cuit akun Twitter Resmi Perdana Menteri @David_Cameron.
(Baca juga: Pemimpin Dunia Kutuk Serangan Bom Bunuh Diri di Lahore Pakistan)
"Kanada mengutuk pemboman menyedihkan di Lahore, Pakistan. Pikiran dan doa kami dengan semua orang yang tewas atau terluka," cuit akun Resmi Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. (hri/yds)












































Petugas medis menolong korban ledakan (Mohsin Raza/REUTERS)