Televisi Rusia Siarkan Kata-kata Terakhir Pilot Flydubai yang Jatuh

Televisi Rusia Siarkan Kata-kata Terakhir Pilot Flydubai yang Jatuh

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 26 Mar 2016 17:23 WIB
Televisi Rusia Siarkan Kata-kata Terakhir Pilot Flydubai yang Jatuh
Puing pesawat Flydubai berserakan (REUTERS/Maxim Shemetov)
Moskow - Televisi Rusia menyiarkan kata-kata terakhir pilot pesawat maskapai flydubai yang jatuh di Rostov-on-Don. Percakapan terakhir ini semakin memperjelas indikasi kesalahan pilot dalam insiden tragis yang menewaskan 62 orang ini.

Stasiun televisi Rusia, Rossiya-1, menyiarkan percakapan terakhir kokpit pesawat, pada Jumat (25/3) malam. Percakapan kokpit itu didasarkan pada transkrip percakapan kokpit yang didapat dari seorang sumber komisi investigasi yang memiliki akses pada rekaman percakapan kokpit.

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu menghantam tanah sebelum mencapai landasan dan terbakar pada Sabtu (19/3) lalu. Saat itu, pesawat berusaha melakukan pendaratan di tengah hujan deras dan angin kencang. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/3/2016), transkrip percakapan itu menunjukkan bahwa pilot pesawat kehilangan kendali atas pesawat setelah mengaktifkan mode autopilot.

"Jangan khawatir," ucap salah satu pilot pesawat flydubai itu dalam percakapan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia, sebelum beberapa detik terdengar pilot lain mengatakan "Jangan lakukan itu!"

Baca juga: Rusia Berupaya Memulihkan Percakapan Akhir Kokpit Pesawat Flydubai

Kata-kata terakhir yang terdengar dari kokpit adalah "Tarik!" yang diucapkan berulang-ulang.

Selama 6 detik terakhir ketika pesawat menukik tajam, menurut Rossiya-1, yang terdengar dari percakapan kokpit hanyalah teriakan yang tidak manusiawi. Rossiya-1 menekankan percakapan kokpit yang disiarkan bukanlah percakapan kokpit versi resmi, karena otoritas setempat belum merilisnya.

Dengan mengutip pakar penerbangan setempat, Rossiya-1 menyebut kemungkinan besar pilot pesawat tidak sengaja mengaktifkan mode 'stabilising fin' di bagian ekor pesawat, ketika berusaha menarik kembali pesawat pada posisi horisontal. Ketika mode ini aktif, pesawat akan terus menukik ke bawah.

"Pesawat tidak akan bereaksi terhadap komando dari panel kontrol pilot. Pilot jelas tidak memahami bahwa mode stabil yang membuat pesawat menukik tajam," sebut Rossiya-1.

Laporan Rossiya-1 menyebut, pilot pesawat bisa saja tidak sengaja mengaktifkan mode stabil otomatis itu, karena kelelahan kronis. Penyidik Rusia masih menyelidiki insiden itu dengan menganalisis sejumlah dugaan penyebab yang ada, mulai dari cuaca buruk, kesalahan pilot atau gangguan teknis.

Baca juga: Warga Rusia Berduka Atas Jatuhnya Flydubai yang Tewaskan 62 Orang

(nvc/tor)


Berita Terkait