Jerman Tangkap 2 Orang yang Dicurigai Terkait Pelaku Bom Brussels

Jerman Tangkap 2 Orang yang Dicurigai Terkait Pelaku Bom Brussels

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 26 Mar 2016 13:24 WIB
Jerman Tangkap 2 Orang yang Dicurigai Terkait Pelaku Bom Brussels
Suasana saat ledakan mengguncang stasiun kereta bawah tanah Maelbeek (AFP)
Berlin - Sedikitnya dua orang ditangkap di Jerman karena dicurigai terkait pelaku teror bom Brussels di Belgia. Salah satu yang ditangkap kedapatan menerima pesan singkat mencurigakan sebelum ledakan mengguncang Brussels pada Selasa (22/3).

Salah satu yang ditangkap polisi Jerman merupakan seorang pencari suaka asal Maroko yang berusia 28 tahun. Pencari suaka itu ditangkap di Giessen, dekat kota Frankfurt, Kamis (24/3) waktu setempat, karena dokumen yang dibawanya tidak cocok dengan data yang ada usai kembali dari Brussels.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/3/2016), kepolisian Jerman tengah menyelidiki keterkaitan pencari suaka itu dengan pelaku teror bom Brussels. Telepon genggam milik pencari suaka itu tengah dianalisis lebih lanjut oleh penyidik setempat. Polisi telah mengajukan permohonan perpanjangan perintah penangkapan terhadap pencari suaka itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Gagal Lacak Pelaku Bom Brussels, Polisi Belgia Dituding Blunder

Dilaporkan media setempat, Der Spiegel, bahwa pria yang ditangkap di Giessen menerima pesan di telepon genggamnya yang berisi kata bahasa Prancis 'Fin' yang dalam berarti 'tamat', sekitar 3 menit sebelum ledakan mengguncang stasiun kereta Maelbeek pada 22 Maret lalu.

Der Spiegel juga menyebut, salah satu pesan singkat yang diterima pria itu menyebut nama Khalid El Bakraoui, warga Belgia yang diidentifikasi sebagai pelaku bom bunuh diri di stasiun Maelbeek.

Sedangkan pria kedua yang dicurigai terkait pelaku teror bom Brussels, menurut Der Spiegel, ditangkap di dekat Duesseldorf. Pria ini diketahui pernah ditahan di Turki pada musim panas tahun 2015 lalu dan dideportasi ke Eropa, setelah dicurigai berniat masuk ke Suriah untuk berjihad.

Baca juga: Usai Teror Bom Brussels, 3 Tersangka Lain Ditangkap Polisi Belgia

Dituturkan juru bicara kantor jaksa wilayah Duesseldorf kepada Reuters, bahwa pria kedua yang ditangkap itu terjerat kasus perampokan dan sudah dikenal oleh otoritas setempat. Sejauh ini jaksa belum menemukan bukti kuat yang menunjukkan pria itu merencanakan serangan teror.

Laporan Der Spiegel juga menyebut pria itu dideportasi ke Belanda bersama dengan Ibrahim El Bakraoui, salah satu pelaku bom bunuh diri di bandara Brussels. Ibrahim diketahui sempat ditahan di Turki dan dideportasi ke Belanda terkait kecurigaan menjadi militan asing.

(nvc/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads