Disampaikan Kepala Kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar, seperti dilansir Reuters, Kamis (24/3/2016), para tersangka ditangkap dalam operasi antiteror yang digelar Rabu (23/3) waktu setempat. Dalam operasi yang sama, polisi juga menyita sejumlah dokumen terkait ISIS.
Dalam wawancara dengan surat kabar lokal, The Star, Khalid Abu Bakar, menyatakan kepolisian Malaysia akan mendirikan unit pemberantasan terorisme di setiap wilayahnya. Khalid juga menyinggung ledakan bom Brussels yang semakin memperjelas perlunya tindakan tegas terhadap terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Malaysia dalam kondisi siaga tinggi sejak ledakan bom Thamrin, Jakarta pada 14 Januari lalu yang diklaim oleh ISIS.
Awal bulan ini, Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengungkapkan bahwa kepolisian berhasil menggagalkan rencana penculikan Perdana Menteri Najib Razak dan sejumlah menteri senior lainnya. Rencana yang didalangi ISIS itu digagalkan tahun lalu.
Sejak Januari 2015, otoritas Malaysia telah menangkap sedikitnya 160 orang yang dicurigai terkait aktivitas militan. Dari jumlah tersebut, tujuh orang di antaranya diyakini anggota sel miltian ISIS.
(nvc/mad)










































