Pengeboman di Brussels Diduga Terkait Penangkapan Salah Abdeslam

Teror Bom di Brussels

Pengeboman di Brussels Diduga Terkait Penangkapan Salah Abdeslam

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 23 Mar 2016 02:39 WIB
Pengeboman di Brussels Diduga Terkait Penangkapan Salah Abdeslam
Foto: Pool
Brussel, - Bom mengguncang Kota Brussels, Belgia hari ini di bandara Brussels dan jaringan kereta bawah tanah, dan menewaskan 35 orang dan 200 lainnya mengalami luka. Bom ini diduga berkaitan dengan penangkapan teroris Salah Abdeslam.

Diberitakan New York Times, Selasa (22/3/2016), serangan ini merupakan ancaman serius bagi komunitas Eropa. Empat hari sebelumnya, pihak keamanan menangkap Salah Abdeslam. Abdeslam diyakini menjadi satu-satunya yang selamat dari 10 orang yang terlibat langsung dalam serangan yang menewaskan 130 orang pada tragedi Paris, 13 November 2015 lalu.

Setelah serangan di Brussels, pemerintah Prancis telah memerintahkan untuk menambah 1.600 polisi untuk berpatroli perbatasan negara, termasuk di stasiun kereta api, bandara dan pelabuhan. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris David Cameron langsung mengadakan pertemuan darurat menteri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat serangan di Brussels, semua penerbangan dibatalkan untuk hari ini, termasuk perjalanan kereta bawah tanah, trem dan bus wisata ditutup. Eurostar membatalkan kereta yang menghubungkan Brussels dengan Paris dan London.

Di tempat terpisah, yang diberitakan oleh AFP, setelah penangkapan Abdeslam pihak Belgia telah memberikan peringatan soal rencana serangan di Brussels. Dua ledakan yang mengguncang bandara Brussels disebut bagian dari serangan bunuh diri.

Jumlah korban tewas dalam insiden mematikan ini menjadi 35 orang, dengan 200 orang lainnya luka-luka. "Kita mengkhawatirkan serangan teroris dan inilah yang sekarang terjadi," ucap PM Belgia Charles Michel.

Dalam pernyataannya, PM Michel menyebut serangkaian ledakan di Brussels sebagai hari kelam bagi negara tersebut. "Ini hari tragedi, hari kelam!" ujar Michel.

(tfq/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads