Dilansir AFP, Selasa (22/3/2016), peledakan ini dilakukan setelah polisi menemukan paket yang diduga berisikan bom setelah dua ledakan yang terjadi di Brussels.
Berdasarkan pernyataan Belgia Crisis Centre lewat akun twitternya, disebutkan pasukan militer terlatih telah menjinakkan paket mencurigakan di bandara Zeventem. Sementara itu, warga mendengar ledakan dan asap yang keluar dari bangunan keberangkatan bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengkhawatirkan serangan teroris dan inilah yang sekarang terjadi," ucap PM Michel.
Dalam pernyataannya, PM Michel menyebut serangkaian ledakan di Brussels sebagai hari kelam bagi negara tersebut. "Ini hari tragedi, hari kelam!" ujar Michel.
(tfq/dhn)











































