Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Lalu M Iqbal memberi penjelasan soal kronologi kejadian berdasarkan laporan yang diterimanya dari KBRI Brussels, Selasa (22/3/2016). Berikut detik-detik kejadiannya:
Pukul 08.00 waktu setempat
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah saksi menyebutkan ledakan terjadi di dekat konter American Airlines di departure hall. Saksi juga sebut beberapa saat sebelum kejadian, sempat terdengar letupan senjata api dan sejumlah teriakan dalam bahasa Arab. Otoritas bandara telah mengamankan lokasi dan mendirikan crisis center.
Pasca ledakan, dilaporkan pula ledakan di metro station Maelbeek, tidak jauh dari kawasan Komisi Eropa dan Parlemen Eropa. Jaraknya 14 km dari Zaventem dan 6,5 km dari KBRI Brussel. Akibat peristiwa ini, stasiun pusat Gare Central dievakuasi.
Pukul 09.19
Zaventem Airport dalam status "lockdown". Sementara otoritas bandara mengalihkan seluruh kedatangan ke Antwerp. Seluruh jalur kereta ke bandara juga dihentikan sementara. Bandara Charleroi sekitar satu jam dari Brussel juga dijaga ketat pasukan keamanan, namun belum dilaporkan adanya insiden.
Dinas pemadam kebakaran Belgia menyatakan, sejauh ini setidaknya 21 orang telah tewas akibat rentetan ledakan tersebut. Perinciannya, 11 orang telah tewas dalam dua ledakan yang mengguncang Bandara Zaventem di Brussels dan sisanya di metro station Maelbeek. (mad/mad)











































