Seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (22/3/2016), para traveler di Bandara Schiphol, Amsterdam melaporkan terjadinya penundaan sejumlah penerbangan. Mereka juga melaporkan keberadaan polisi dalam jumlah besar di bandara sibuk di Belanda tersebut.
Menyusul dua ledakan di bandara Brussels pada Selasa pagi waktu setempat, penerbangan-penerbangan dari Brussels menuju Amsterdam dialihkan. Pihak perkeretaapian Belanda menyatakan, kereta-kereta yang menuju ke Belgia juga mengalami penundaan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak bandara, melalui akun Twitter-nya, menyebut seluruh gedung bandara Zaventem dievakuasi. "Terjadi dua ledakan di bandara. Seluruh gedung tengah dievakuasi. Jangan mendekati area bandara," imbau pihak bandara Zaventem Brussels.
Ledakan ini terjadi selang beberapa hari setelah penangkapan tersangka serangan teror Paris, Salah Abdeslam, yang menewaskan 130 orang. Tersangka yang diburu sejak November tahun 2015 lalu itu, berhasil ditangkap di Brussels. Sejak saat itu, otoritas Belgia dalam kondisi waspada tinggi terhadap aksi balasan.
(ita/ita)











































