"Anak itu telah dilarikan ke sebuah rumah sakit wilayah dan saat ini dalam kondisi kritis dan sedang dioperasi," ujar Mark Lavigne, juru bicara departemen kepolisian DeKalb County seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (22/3/2016).
Menurut otoritas di negara bagian Georgia, bocah yang tak disebut namanya itu, telah mengambil senjata api tersebut dari dalam tas ibunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, sang bocah dan keluarganya yang berasal dari negara bagian North Carolina, dekat Georgia itu, sedang menginap di sebuah hotel di Lithonia, timur Atlanta.
Kepolisian saat ini tengah menanyai ibu anak tersebut di rumah sakit.
Insiden kematian ataupun luka-luka akibat senjata api kerap terjadi di AS. Pada tahun 2015, menurut Arsip Kekerasan Senjata, tercatat 13.399 kematian di AS yang diakibatkan senjata api. Disebutkan bahwa sekitar 3.300 dari mereka yang tewas atau terluka akibat senjata api tersebut, berumur di bawah 18 tahun.
(ita/ita)











































