Rusia Berupaya Memulihkan Percakapan Akhir Kokpit Pesawat Flydubai

Rusia Berupaya Memulihkan Percakapan Akhir Kokpit Pesawat Flydubai

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 19:12 WIB
Rusia Berupaya Memulihkan Percakapan Akhir Kokpit Pesawat Flydubai
Foto: REUTERS/Interstate Aviation Committee/Handout via Reuters
Moskow - Penyidik Rusia tengah berusaha keras menerjemahkan percakapan akhir pilot pesawat flydubai dari rekaman suara kokpit yang rusak parah. Hal ini untuk mencari tahu mengapa pesawat berusaha mendarat di bandara Rostov-on-Don di tengah hujan deras dan angin kencang.

Pesawat jenis Boeing 737-800 ini jatuh di dalam area bandara Rostov pada Sabtu (19/3) dini hari waktu setempat. Saat itu pesawat tengah berusaha melakukan pendaratan kedua di tengah cuaca buruk yang melanda Rostov. Pesawat itu melewatkan landasan pada upaya pendaratan pertama, sehingga harus terbang berputar dan melakukan pendaratan kedua. Nahas, pesawat menghantam tanah sebelum mencapai landasan.

Kotak hitam pesawat yang berwarna oranye terdiri atas Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Kedua bagian itu telah ditemukan penyidik di antara puing-puing pesawat yang tersebar di area cukup luas, mengingat badan pesawat pecah berkeping-keping setelah jatuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir Reuters, Senin (21/3/2016), rekaman data penerbangan atau FDR berhasil ditemukan dalam keadaan utuh. Namun bagian rekaman suara kokpit (CVR) ditemukan dalam kondisi rusak parah dan perlu diperbaiki untuk mendapatkan data di dalamnya.

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat Flydubai yang Jatuh di Rusia Rusak Parah

Rekaman suara kokpit sangat krusial karena merekam percakapan akhir pilot dan kopilot sebelum pesawat jatuh. Dituturkan sumber yang memahami penyelidikan, proses perbaikan dan menerjemahkan rekaman suara kokpit diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu.

Sejauh ini, otoritas Rusia mengesampingkan dugaan terorisme sebagai penyebab jatuhnya pesawat. Komisi Investigasi Rusia yang memimpin penyelidikan menyatakan ada dua teori yang menjadi fokus penyelidikan, yakni dugaan kesalahan pilot yang berkaitan dengan cuaca buruk dan masalah teknis.

Salah satu pertanyaan besar yang belum terjawab ialah mengapa pesawat tetap berusaha melakukan pendaratan di tengah angin kencang dan tidak dialihkan ke bandara lain. Salah satu pesawat maskapai Aeroflot batal mendarat di bandara Rostov karena cuaca buruk dan dialihkan ke bandara lain.

Beberapa hal yang kemungkinan menjadi fokus penyidik antara lain, bagaimana keputusan untuk tetap mendarat di Rostov diambil, kemudian kenapa pesawat terbang berputar di atas bandara Rostov selama 2 jam sebelum mencoba mendarat dan apa tepatnya yang ada di pikiran pilot maupun pihak menara kontrol bandara saat memutuskan pendaratan di Rostov.

Baca juga: Warga Rusia Berduka Atas Jatuhnya Flydubai yang Tewaskan 62 Orang

(nvc/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini