Usai Ledakan Bom, Iran Ingatkan Warganya Hindari Tempat Ramai di Turki

Usai Ledakan Bom, Iran Ingatkan Warganya Hindari Tempat Ramai di Turki

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 10:51 WIB
Usai Ledakan Bom, Iran Ingatkan Warganya Hindari Tempat Ramai di Turki
Foto: Reuters
Istanbul, - Kedutaan Iran di Ankara, Turki mengeluarkan peringatan agar warga Iran yang bepergian ke Turki menghindari tempat-tempat publik yang ramai. Peringatan ini dikeluarkan menyusul serangan bom mematikan di Istanbul pada Sabtu, 19 Maret lalu.

Dalam statemen seperti dilansir media Press TV, Senin (21/3/2016), Kedutaan Iran di Ankara menyerukan semua turis Iran untuk berhati-hati dan mematuhi peringatan keamanan yang dikeluarkan otoritas Turki.

Sebelumnya pada Sabtu (19/3), seorang pengebom bunuh diri meledakkan bahan peledaknya di kawasan wisata Istiklal Caddesi yang ramai di Istanbul. Sedikitnya empat warga negara asing, yang terdiri atas tiga warga Israel dan satu warga Iran, tewas. Setidaknya 36 orang lainnya luka-luka termasuk empat warga Iran dan 11 warga Israel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif mengecam serangan teroris tersebut dan menyampaikan pernyataan belasungkawa kepada pemerintah dan bangsa Turki. Saat kejadian tersebut, Menlu Zarif tengah berada di Istanbul.

Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala mengatakan, pelaku pengeboman merupakan warga negara Turki yang pernah berlatih dengan militan ISIS di Suriah.

Berbicara kepada wartawan setempat, seperti dilansir CNN, Senin (21/3/2016), Ala menyebut pelaku pengeboman bernama Mehmet Ozturk yang lahir tahun 1992. Pelaku diketahui tinggal di Gaziantep, sebuah kota di Turki bagian selatan, dekat perbatasan Suriah.

"Bukti yang ada menunjukkan dia (Ozturk) terkait dengan organisasi teroris Daesh," sebut Ala merujuk pada nama Arab dari ISIS.

(ita/ita)


Berita Terkait