Dalam statemen seperti dilansir media Press TV, Senin (21/3/2016), Kedutaan Iran di Ankara menyerukan semua turis Iran untuk berhati-hati dan mematuhi peringatan keamanan yang dikeluarkan otoritas Turki.
Sebelumnya pada Sabtu (19/3), seorang pengebom bunuh diri meledakkan bahan peledaknya di kawasan wisata Istiklal Caddesi yang ramai di Istanbul. Sedikitnya empat warga negara asing, yang terdiri atas tiga warga Israel dan satu warga Iran, tewas. Setidaknya 36 orang lainnya luka-luka termasuk empat warga Iran dan 11 warga Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala mengatakan, pelaku pengeboman merupakan warga negara Turki yang pernah berlatih dengan militan ISIS di Suriah.
Berbicara kepada wartawan setempat, seperti dilansir CNN, Senin (21/3/2016), Ala menyebut pelaku pengeboman bernama Mehmet Ozturk yang lahir tahun 1992. Pelaku diketahui tinggal di Gaziantep, sebuah kota di Turki bagian selatan, dekat perbatasan Suriah.
"Bukti yang ada menunjukkan dia (Ozturk) terkait dengan organisasi teroris Daesh," sebut Ala merujuk pada nama Arab dari ISIS.
(ita/ita)











































