Tahanan yang diidentifikasi sebagai Omar al-Rabie tersebut dipenggal pada Rabu, 16 Maret waktu setempat. Demikian disampaikan Kementerian Dalam Negeri Saudi seperti diberitakan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Kamis (17/3/2016).
Menurut kementerian, al-Rabie divonis mati atas pembunuhan warga Saudi lainnya, Ghanem Salem dalam sebuah perselisihan.
Menurut penghitungan media AFP, dengan eksekusi terbaru ini, berarti sudah 73 warga Saudi dan warga asing yang dieksekusi tahun ini.
Sebelumnya Saudi menggemparkan dunia dengan mengeksekusi ulama Syiah terkemuka Sheikh Nimr al-Nimr beserta 46 orang lainnya pada 2 Januari lalu. Eksekusi ulama Syiah itu memicu kemarahan para demonstran Iran yang melakukan penyerbuan ke kedutaan Saudi di Teheran. Buntut penyerbuan itu, pemerintah Saudi pun memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran.
Pada tahun 2015, otoritas Saudi mengeksekusi 153 orang, termasuk 71 warga asing. Sesuai hukum Saudi, tindak perampokan bersenjata, kemurtadan, peredaran narkoba, pemerkosaan dan pembunuhan akan dikenai hukuman mati. (ita/ita)











































