Kyaw terpilih dengan meraih 360 suara dari 652 suara anggota di majelis rendah dan majelis tinggi parlemen dalam voting yang digelar hari ini. Para anggota parlemen langsung bertepuk tangan begitu hasil penghitungan suara diumumkan di Naypyidaw, ibu kota Myanmar, tempat parlemen dan kantor-kantor pemerintahan berada.
Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/3/2016). Hal ini menjadikan Kyaw kepanjangan tangan bagi Suu Kyi, yang secara konstitusional tak bisa mencalonkan diri menjadi presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ikon demokrasi itu telah bertekad untuk memimpin negara, terlepas siapa yang menjadi presiden, menyusul kemenangan mutlak partainya dalam pemilu pada November 2015 lalu. Di parlemen, partai NLD menduduki mayoritas kursi. Dari 440 kursi di majelis rendah, sebanyak 255 kursi dikuasai NLD. Dominasi NLD juga tampak di majelis tinggi, dengan menguasai 135 kursi dari 224 kursi.
Kyaw telah lama menjadi anggota lingkar dalam terpercaya bagi Suu Kyi. Beberapa tahun terakhir, putra seorang penyair ternama itu telah membantu mengelola yayasan amal milik Suu Kyi. (ita/ita)










































