Suu Kyi telah bertekad untuk berkuasa di atas presiden, meskipun dirinya terhalang untuk mencalonkan diri sebagai presiden dikarenakan aturan konstitusi yang disusun militer. Ikon demokrasi Myanmar itu terhalang oleh pasal konstitusi yang melarang siapapun yang memiliki kerabat dekat warga asing untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Mendiang suami dan dua putra Suu Kyi merupakan warga Inggris.
Karena itulah, Suu Kyi memilih Htin Kyaw (69), mantan sopir dan orang dekatnya di partai National League for Democracy (NLD) sebagai kandidat presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Htin Kyaw dianggap sebagai pilihan cerdas bagi Suu Kyi dan partainya. Pria itu beristrikan anggota parlemen NLD, Su Su Lwin, yang mendiang ayahnya merupakan juru bicara NLD yang disegani.
Pengumuman pencalonan Htin Kyaw yang merupakan sarjana ekonomi ini, mendapat banyak sambutan positif dari publik, khususnya para netizen.
"Kami telah menunggu lama untuk melihat seorang presiden Myanmar yang terpelajar. Dan sekarang dia dan Ibu Suu akan memimpin negeri ini bersama," tulis netizen bernama Thiri Khinsanar dalam postingan di sebuah situs berita setempat.
(ita/ita)










































