Dilansir Reuters, Kamis (10/3/2016), juru bicara kelompok al-Shabaab menyebut ada 10 polisi yang tewas dalam aksi mereka ini. Jumlah ini lebih banyak daripada yang dilaporkan oleh polisi.
"Tiga orang polisi tewas dalam insiden bom mobil ini," kata Kepala Kepolisian Mogadishu Ali Mohamed Hirsi kepada wartawan. Ceceran darah terlihat di sekitar kafe yang biasa dikunjungi oleh petugas ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mengatakan, sempat ada rencana ledakan susulan tapi tidak menyebabkan korban. Polisi sudah lebih dahulu mengetahui dan menangkap dua orang pria yang menggunakan kendaraan roda tiga.
Dua minggu yang lalu, al-Shabaab juga meletakkan sebuah bom dekat istana kepresidenan, dan meledakkan sebuah mobil di dekat taman yang tangah ramai pengunjung di Mogadishu. Kelompok ini juga melancarkan serangan ganda di barat laut ibu kota dan menyebabkan puluhan pengunjung tewas.
Amerika Serikat sudah melakukan serangan udara yang ditargetkan kepada al-Shabaab pada hari Sabtu. Pemerintah AS mengatakan lebih dari 150 pejuang militan tewas tetapi angka ini dibantah kelompok tersebut. Al-Shabaab menyebut jumlah korban itu dibesar-besarkan. (imk/imk)











































