"Amerika Serikat mengecam keras serangan teroris mengerikan di Jaffa, Petah Tikvah dan Yerusalem, yang secara tragis merenggut nyawa seorang warga AS bernama Taylor Allen Force dan melukai banyak orang lainnya," ucap juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, seperti dilansir AFP, Rabu (9/3/2016).
Pelaku penyerangan yang disebut sebagai warga Palestina berusia 21 tahun, tewas ditembak polisi Israel. Insiden penyerangan ini terjadi di dekat lokasi pertemuan Wakil Presiden AS Joe Biden dengan mantan presiden Israel, Shimon Peres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyampaikan bela sungkawa mendalami kami kepada keluarga dan teman-teman Taylor dan semua pihak yang terdampak serangan tidak berperasaan ini, dan kami mengharapkan pemulihan cepat bagi korban luka," tutur Kirby.
"Seperti kami sampaikan berulang kali, sema sekali tidak ada pembenaran untuk terorisme. Kami terus mendorong semua pihak untuk mengambil langkah tegas guna mengurangi ketegangan dan mengembalikan ketenangan," imbuhnya.
Lima korban luka di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Baca juga: Turis Amerika Serikat Dibunuh Warga Palestina di Israel
(nvc/nwk)











































