"Demokrasi akan berlanjut dan kebebasan media tidak akan bisa dibungkam," tegas pemimpin redaksi surat kabar Zaman, Abdulhamit Bilici, seperti dikutip Cihan News Agency dan dilansir AFP, Sabtu (5/3/2016).
"Saya meyakini bahwa kebebasan media akan terus ada bahkan jika kita harus menulis di dinding. Saya pikir tidak mungkin untuk membungkam media pada era digital seperti ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi penyitaan surat kabar Zaman dan media dari Feza Media Group yang diwarnai bentrokan dan kekerasan oleh polisi, Bilici menyebut momen ini akan dikenang sepanjang sejarah Turki. Dia juga menyebut insiden penyitaan medianya ini sebagai hari kelam bagi demokrasi Turki.
Feza Media Group terdiri atas beberapa media ternama Turki seperti surat kabar Zaman, Today's Zaman dan Cihan News Agency. Secara terpisah, pemimpin redaksi Today's Zaman yang berbahasa Inggris, Sevgi Akarcesme, menyebut tindakan penyitaan ini bertentangan dengan konstitusi Turki.
"Hari ini, kami mengalami hari memalukan bagi kebebasan media di Turki. Institusi media kami disita," ucap Akarcesme seperti dilansir Today's Zaman.
"Juga hari ini, Konstitusi (Turki) dilanggar," tegasnya, merujuk pada fakta bahwa Konstitusi Turki melarang penyitaan rumah percetakan dan perlengkapan pers.
Baca juga: Penyitaan Zaman Diduga Terkait Organisasi Teroris Musuh Erdogan
Kecaman juga datang dari pakar politik senior Turki yang menjadi kolumnis surat kabar Zaman dan Today's Zaman, Sahin Alpay. "Ini sungguh menyedihkan, khususnya bagi orang-orang satu generasi dengan saya, bahwa Turki berubah menjadi kediktatoran dunia ketiga," sebutnya.
Penyitaan surat kabar Zaman ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kebebasan berekspresi di Turki, di bawah pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Pekan lalu, pemimpin redaksi media Turki lainnya, Cumhuriyet, Can Dundar dan kepala biro Ankara media tersebut, Erdem Gul dibebaskan atas perintah pengadilan tinggi Turki setelah divonis 3 bulan penjara atas dakwaan mempublikasikan rahasia negara.
(nvc/trw)











































