Disampaikan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI, seperti dilansir CNN, Kamis (3/3/2016), insiden ini terjadi ketika awak pesawat atau pramugara bernama Johnathan Tafoya-Montano bertugas dalam penerbangan domestik rute Dallas-Detroit pada 1 Februari lalu.
Saat itu Tafoya-Montano melaporkan adanya kebakaran di salah satu toilet yang ada di bagian belakang pesawat. Dia sendiri yang kemudian memadamkan api di dalam toilet tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelidikan mendalam terhadap insiden kebakaran ini dilakukan oleh FBI. Hasilnya mengungkapkan bahwa Tafoya-Montano sendiri yang memicu kebakaran di dalam pesawat pada 1 Februari lalu.
Tafoya-Montano ditangkap polisi setempat pada 1 Maret lalu. Dia dijerat dakwaan penghancuran pesawat atau fasilitas di dalam pesawat dan memberi keterangan palsu pada penegak hukum.
Namun kemudian, Tafoya-Montano dilepaskan setelah membayar jaminan kepada polisi. Dia dilarang untuk terbang tanpa izin pengadilan. Persidangan kasus ini masih berlangsung.
(nvc/ita)











































