Setahun di Luar Angkasa, Astronot AS-Rusia Diberi Selimut Setibanya di Bumi

Setahun di Luar Angkasa, Astronot AS-Rusia Diberi Selimut Setibanya di Bumi

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 02 Mar 2016 15:49 WIB
Setahun di Luar Angkasa, Astronot AS-Rusia Diberi Selimut Setibanya di Bumi
Scott Kelly (paling kanan), Sergey Volkov (tengah) dan Mikhail Kornienko (paling kiri) (REUTERS/Bill Ingalls/NASA/Handout)
Astana - Kapsul Soyuz yang membawa astronot NASA Scott Kelly dan kosmonot Rusia Mikhail Kornienko berhasil mendarat dengan selamat di Bumi. Keduanya menghabiskan 340 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan mencetak rekor sebagai misi luar angkasa AS terlama.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (2/3/2016), kapsul Soyuz milik Rusia membawa Kelly, Kornienko, dan kosmonot Rusia Sergey Volkov yang mendampingi mereka. Jika Kelly dan Kornienko nyaris setahun di luar angkasa, Volkov baru menghabiskan 5,5 bulan di ISS.

Astronot AS Scott Kelly (REUTERS/Kirill Kudryavtsev/Pool)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapsul Soyuz berhasil mengembangkan parasut raksasa saat memasuki Bumi, hingga akhirnya mendarat di padang rumput gersang dekat kota Zhezkazgan, Kazakhstan, sekitar pukul 10.26 waktu setempat. Pendaratan terjadi selang 3,5 jam setelah kapsul itu meninggalkan ISS di orbitnya.

Volkov yang pertama keluar dari kapsul dan disambut oleh ayahnya Alexander Volkov, yang juga kosmonot. Kelly yang keluar berikutnya, melambaikan tangannya dengan bersemangat dan tersenyum sebelum melakukan percakapan lewat satelit. Kornienko keluar paling akhir.

Ketiganya langsung diberi selimut dan mendapatkan penanganan khusus oleh tim yang sudah siaga di lokasi.

REUTERS/Kirill Kudryavtsev/Pool


Kelly (52) dan Kornienko (55) menjadi subjek eksperimen medis dan penelitian ilmiah untuk mempelajari lebih dalam bagaimana ruang hampa udara dan lingkungan dengan radiasi tinggi berpengaruh pada tubuh manusia. Penelitian ini untuk membantu NASA dan mitra-mitranya dalam mengembangkan rencana mengirimkan manusia ke Mars yang akan berlangsung sedikitnya 2 tahun.

Kelly yang memiliki saudara kembar, Mark yang mantan astronot NASA, juga ikut serta dalam penelitian genetik pertama untuk mencari tahu apakah ada perubahan genetik yang terjadi setelah menjalani misi luar angkasa dalam waktu lama.

Kapsul Soyuz yang membawa tim astronot dari ISS (REUTERS/Kirill Kudryavtsev/Pool)


Misi luar angkasa Kelly selama 340 hari mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang mantan astronot AS Michael Lopez-Alegria yang berada di ISS selama 215 hari pada tahun 2007 lalu. Sedangkan rekor misi luar angkasa terlama di dunia dipegang empat kosmonot era Soviet. Kosmonot Rusia bernama Valeri Polyakov berada di luar angkasa selama nyaris 483 hari pada Januari 1994 hingga Maret 1995.

ISS merupakan proyek gabungan AS, Rusia, Eropa, Jepang dan Kanada. Sejak tahun 2000, negara-negara itu menempatkan astronot mereka secara bergiliran. Ukuran ISS seperti rumah dengan 5 kamar tidur yang bernilai US$ 100 miliar dan mengorbit di ketinggian 400 kilometer dari permukaan bumi.

Kapsul Soyuz memasuki Bumi dengan parasut (REUTERS/Kirill Kudryavtsev/Pool)


(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini